PortalAceh.Com | Kota Langa 27/4/2026 -Kekecewaan masyarakat kota Langsa terhadap kepala pemerintahan Kota Langsa yang terkesan mempersulit pencaiiran dana bantuan warganya yang terdampak musibah banjiir 26 November 2025 yang lalu.
Pencairan dana bantuan korban terdampak banjir tersebut dinilai semakin tak jelas. Pemerintah disinyalir tidak profesional dalam mendata korban terdampak bajir di Kota Langsa
Oleh karna itu Sejumlah maayarakat merencanakan unjuk rasa damai (Demo) dalam waktu dekat ini (304). Berkenaan dengan hal tersebut, masyarakat kota Labgsa sangat antusias.
Salah seorang pemerhati publik "Zainal Abidin" ikut mendukung aksi yang di rencanakan oada kamis 30 April 2026.
"Kami mendukung dan mengapresiasi dengan ikut serta turun ke jalan bersama masyarakat untuk menyusarakan aspirasi kami"
Menurut Zainal, poin-poin tuntutan yang akan sampaikan adalah:
memperjuangkan dan berkeadilan nasib korban terdampak banjir secara tustas
Segera tepati janji presiden prabowo yang harus di laksana oleh Walikota Langsa
Segara tuntaskan data penerima batuan terdampak banjir yang simpang siur.
zainal berharap dengan adanya aksi ini agar pembayaran dana bantuan banjir segera direalisasikan dan kami juga mendesak agar Anggota DPRK untuk menjadwalkan agenda pansus akibat dari pada penyelenggaraan pemerintahan Kota Langsa yang tidak becus mengurus warganya.
Satu suara satu perjuangan bersama kita tuntaskan pembayaran dana korban terdampak banjir di Kota Labgsa.##



Komentar0